Ratusan Rumah di Lamongan Terendam Banjir

Home / Berita / Ratusan Rumah di Lamongan Terendam Banjir
Ratusan Rumah di Lamongan Terendam Banjir Kepala BPBD Kabupaten Lamongan, Suprapto, meninjau lokasi banjir di Desa Blajo, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan. (Foto: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESPURBALINGGA, LAMONGAN – Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, membuat ratusan tujuh di desa di kawasan Bengawan Jero terendam banjir setinggi 30-50 centimeter.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, ada sebanyak 204 rumah warga di Desa Blajo, Bojoasri, Gambuhan, Pucangtelu, Tiwet, Jelak Catur dan Somosari, terendam banjir.

"Semuanya di Kecamatan Kalitengah," ujar Kepala BPBD Kabupaten Lamongan, Suprapto, Jumat (3/2/2017). 

Banjir tidak hanya menggenangi ratusan rumah warga, tetapi juga menggenangi jalan raya, tambak dan areal persawahan. "Awal banjir areal pertanian hanya 20 hektar yang tergenang," kata dia. 

Dari data yang berhasil dihimpun, sampai sejauh ini sudah ada sebanyak 61 hektar luas areal pertanian yang tenggelam. "Perkiraan ada penambahan karena ada hujan terus," ucap Suprapto. 

Untuk mengatasi banjir yang melanda kawasan Bengawan Jero, Suprapto menjelaskan pihaknya bersama Dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya Air Lamongan membuang air ke Bengawan Solo. 

BanjirS1kn.jpg

"Pompa selalu standby, selalu dioptimalkan untuk di buang ke Bengawan Solo, di Kecamatan Kalitengah ada pompa seribu liter perdetik, dan empat ribu liter perdetik," tutur Suprapto menguraikan. 

Untungnya, tambah Suprapto, banjir di wilayah Bengawan Jero belum sampai meluas ke Kecamatan Glagah dan Karangbinangun. "Sampai saat ini belum ada informasi, di Glagah dan Karangbinangun belum ada yang terdampak," katanya. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com