Dalam Pandemi Covid-19, Shalat Idul Adha Tetap Digelar di Sydney Australia

Home / Berita / Dalam Pandemi Covid-19, Shalat Idul Adha Tetap Digelar di Sydney Australia
Dalam Pandemi Covid-19, Shalat Idul Adha Tetap Digelar di Sydney Australia Shalat Idul Adha digelar di Masjid Al Hijrah, Sydney. (Foto: KJRI Sydney for TIMES Indonesia)

TIMESPURBALINGGA, AUSTRALIA – Meski masih dalam situasi pandemi Covid-19, shalat Idul Adha tetap digelar di Sydney, Australia. Pelaksanaan shalat Idul Adha dikoordinasikan oleh sejumlah komunitas muslim, termasuk komunitas muslim Indonesia, seperti Center for Islamic Dakwah and Education (CIDE). 

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Shalat Idul Adha di masjid-masjid yang berada di Sydney pada tahun ini harus dilakukan secara terbatas dan hanya boleh diikuti oleh maksimal 100 orang jamaah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, termasuk aturan physical distancing dengan jarak 1,5 m. 

TIMES-Indonesia-KJRI-Adha-02.jpg

Hal ini sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Negara Bagian New South Wales (NSW). Shalat Idul Adha kali ini digelar di Masjid Al Hijrah, Sydney dan turut dihadiri Konjen RI Sydney, Heru Hartanto Subolo.

"Hari Raya Idul Adha mengajarkan kita semua untuk memaknai ketaatan dan kesabaran sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail," pesan Konjen Heru Subolo dalam sambutan singkatnya pada pelaksanaan Shalat Idul Adha pada Jumat (31/7/2020). 

TIMES-Indonesia-KJRI-Adha-03.jpg

Konjen Heru Subolo juga mengajak para jamaah untuk mendoakan para pemimpin, tenaga kesehatan, dan seluruh masyarakat Indonesia agar senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan perlindungan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Sementara itu, Ustadz Romzy Ali dalam khutbah Idul Adha menyampaikan kepada para jamaah untuk senantiasa berbuat kebaikan dan menolong siapapun yang membutuhkan bantuan, terutama dalam menghadapi situasi sulit pandemi Covid-19. 

TIMES-Indonesia-KJRI-Adha-04.jpg

Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Masjid Al Hijrah tidak hanya diikuti oleh masyarakat dan diaspora Indonesia, tetapi juga warga muslim lainnya. 

Sebagai informasi, sejak 24 Juli 2020 Pemerintah Negara Bagian NSW kembali menerapkan kebijakan restriksi menyusul kasus positif baru Covid-19 di Sydney, Australia - di antaranya pengurangan kapasitas pengunjung di restoran, fasiltias olahraga, acara pernikahan dan pemakaman, serta tempat ibadah, termasuk saat Idul Adha saat ini. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com