Indikator
  • Undercontruction
Sinau Bareng Emha Ainun Nadjib

Menghisab Kedermawanan Tuhan (Robbun Tidak Ghofur)

Home / Opini / Menghisab Kedermawanan Tuhan (Robbun Tidak Ghofur)
Menghisab Kedermawanan Tuhan (Robbun Tidak Ghofur) Emha Ainun Nadjib (Cak Nun). (Grafis: TIMES Indonesia)

PURBALINGGATIMES, SURABAYA – Sudah siap “Sekam Terpendam di Tlatah Yogya”, tapi kusimpan dulu. Kita menyelam ke pembelajaran nilai yang ‘universal’ saja dulu.

Sebelum menyelam aku sempat menoleh menatap Indonesia. Ternyata tetap saja berkecamuk adrenalin cintaku kepadanya: Wahai Indonesia, sebenarnya kita ini mau apa sih? “Aku Indonesia” itu maunya apa? Mau pergi ke mana? Gawang tendangan bola kita yang mana? Cita-cita kita apa? Mau Kaya? Atau mau hebat? Kuat? Pintar? Baik? Kuasa?

Kalau mau kaya, wahai para ahli kekayaan terangkanlah dibanding ketika merdeka, sekarang ini apakah kita makin kaya, atau malah semakin miskin? Atau jelaskanlah kaya itu bagaimana? Kaya itu merdeka dari utang, ataukah semakin banyak utang berarti makin kaya? Menurut kriteria dunia, yang kaya itu Negaranya, pejabatnya ataukah rakyatnya? Kalau tukang bakso menabung sekeping demi sekeping uang selama puluhan tahun untuk biaya naik haji, lantas Negara meminjamnya entah untuk apa – siapa di antara mereka berdua yang kaya?

Kami rakyat kecil takut salah kepada Negara kalau kami bilang kami miskin, tetapi memang sekarang semakin susah cari penghidupan. Kami tidak punya pengetahuan untuk mengatakan Indonesia ini kaya atau miskin. Tanah air kita kabarnya kaya, bahkan katanya terkaya di muka bumi. Tetapi kami tak punya ilmu untuk menyimpulkan apakah dengan adanya Negara dan Pemerintahan berkali-kali ini kita menjadi makin kaya atau lebih miskin.

Aku pribadi buta huruf tentang kekayaan dan kemiskinan, kalau yang dimaksud adalah materialisme, kapitalisme, peta keuangan, konstelasi modal, devisa, fiskal, daya beli, kedaulatan pangan dan apapun makhluk-makhluk gaib lainnya. Kalau kaya adalah melimpahnya materi, benda dan uang, kenapa tiap hari semua rakyat dan Pemerintah mengeluh tentang itu semua? 

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com